
Imbauan pemerintah Indonesia kepada masyarakat tentang phisycal distancing (menjaga jarak fisik) dan anjuran berdiam di rumah (stay at home). dalam upaya memutus rantai penyebaran virus Covid-19 telah mempengaruhi tingkat kehidupan masyarakat. Penghasilan warga, terutama yang mengandalkan pendapatan dari kegiatan harian turun drastis. Usaha dagang sepi karena tidak ada pembeli.

Kondisi ini menggugah komunita SOBAT BANGILAN untuk berbagi atau membantu warga Bangilan yang sedang kesusahan dalam kegiatan yang diberi nama Markipat (Mari Kita Patungan). Patungan antara warga yang mampu dengan menyumbangkan uang untuk dibelikan sembako dan diberikan kepada yang membutuhkan.
“Saya mau mengajak semua temen2, bapak, ibu untuk turut membantu saudara – saudara kita yg kurang mampu. Jika memiliki tabungan lebih, tolong sisihkan sebagian untuk mereka yg membutuhkan bantuan, ini saatnya kita saling tolong menolong dan membangun kembali semangat gotong royong dalam kepedulian sosial” kata Maskin, ketua Sobat Bangilan

Banyak orang yang masih harus bekerja di luar rumah untuk bisa menghidupi keluarganya, Mereka harus #dirumahaja tapi tidak bisa makan, mereka yg tetep nekat berangkat kerjapun hasilnya tidak seberapa di banding hari biasanya,” tutur Erna, Koordinator Kegiatan ini.

Kami teman – teman Sobat Bangilan tidak bisa bantu banyak, olehnya kami mengajak masyarakat untuk memulai dari lingkungan terdekat, Jika semuanya demikian, insha Allah kita semua akan baik baik saja. Semoga apa yang kami lakukan bisa memberikan inspirasi kepada banyak orang untuk berbagi dengan sesama.” ujar Sekertaris Sobat Bangilan, Nauna Lika… (kind)